
KAB. SERANG – Jembatan yang menghubungkan dua desa yakni Desa Pamanuk dan Desa Mekarsari di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang roboh.
Robohnya jembatan itu diakibatkan tidak kuat menahan beban dari mobil odong-odong yang sedang melintasi jembatan tersebut dengan membawa puluhan penumpang.
“Kejadiannya udah sekitar empat hari lalu. Robohnya karena ada odong-odong yang melintas, udah naik ke sana sebenaranya terus tiba-tiba belakangnya ngegabrus,” ujar Syakib salah satu warga Desa Pamanuk, Senin (16/8/2021).
Jembatan yang dibangun sejak sekitar tahun 2008 itu merupakan satu-satunya akses utama yang dilalui oleh warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Namun, jembatan tersebut belum menyentuh perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang maupun Pemerintah Desa setempat sejak pertama kali dibangun.
“Udah dari 2008, belum ada (perbaikan). Iya sebagai akses utama warga, selain lewat sini harus mutar dulu sekitar 4 kiloan, jauhlah,” katanya.
Syakib berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jembatan itu agar aktivitas warga yang melintasi jembatan itu dapat kembali normal.
“Masyarakat yang melintasi juga takut. Ya harapannya segera dibangun, masalahnya kasihan sama orang-orang yang kerja di pabrik lewat ke sini juga,” ungkapnya.
(Nin/Red)