Beranda Peristiwa Rumah Pegawai Honorer di Pandeglang Tertimpa Pohon Tumbang

Rumah Pegawai Honorer di Pandeglang Tertimpa Pohon Tumbang

Rumah tenaga honorer di Pandeglang tertimpa pohon. (IST)

PANDEGLANG – Hujan yang disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan menimpa rumah milik Ade Sehendri warga Kampung Cikananga, Desa Kubangkondang, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Akibatnya, dapur serta 2 kamar tidur milik pegawai honorer ini mengalami rusak parah, Selasa (10/12/2024).

Pemilik rumah, Ade Suhendri mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dimana pada saat itu hujan yang disertai angin kencang membuat pohon kokosan (sejenis pohon dukuh) dengan tinggi sekitar 15 meter menimpa bagian tengah rumah warisan dari orangtuanya.

Kata Ade, saat kejadian ia bersama keluarganya sedang terlelap tidur dan baru sadar rumahnya hancur setelah ada genting yang menimpa mukanya. Setelah diperiksa ternyata genting tersebut berasal dari atap rumahnya yang hancur tertimpa pohon.

“Kejadiannya jam 04.00 WIB, saya lagi tidur sama keluarga di kamar, saya terbangun karena ada genting menimpa muka saya. Kalau keluarga itu ada di kamar depan, saya posisi tidurnya di kamar tengah, jadi yang tertimpa pohon ini ada 3 ruangan yakni dapur dan 2 kamar tidur, ini rusak parah harus diganti semuanya bagian atap rumah,” katanya.

Ia membeberkan, kejadian pohon tumbang menimpa rumahnya merupakan kejadian untuk kedua kalinya. Pada kejadian pertama, pohon tumbang merusak bagian dapur dan menghancurkan atap rumah, namun karena kondisi keuangan yang tidak memadai dirinya belum bisa mengganti genting pasca kejadian pertama.

Belum sempat diperbaiki, rumah tersebut kembali tertimpa pohon dan membuat kerusakan rumah semakin parah. Namun, Ade mengaku akan tetap bertahan di rumah tersebut karena masih ada 1 kamar yang masih bisa ditinggali.

“Ini rumah warisan dari orangtua karena saya semenjak honorer 18 tahun belum punya rumah bahkan buat makan juga susah. Paling saya tinggal di kamar depan karena masih ada 1 kamar yang bisa di tempat. Ini sudah 2 kali kejadian tertimpa pohon dan kondisinya parah, sampai sekarang belum bisa diganti gentingnya dan saya paling beli atap yang bisa terjangkau sama keuangan saya. Bantuan pas kejadian pertama juga ga ada kalau dapat pasti saya belikan genting buat ganti yang rusak,” bebernya.

Baca Juga :  Warga Lebak Heboh Temukan Mayat di Bawah Kolong Jembatan Kereta Api

Ia menambahkan, saat ini ia bersama warga sekitar sedang mengevakuasi pohon yang menimpa rumahnya menggunakan gergaji mesin. Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang bisa memberikan bantuan agar rumah tersebut bisa diperbaiki.

“Ini lagi dievakuasi, dipotong pakai gergaji mesin sama masyarakat. Harapan saya pastinya ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah saya yang rusak soalnya ini rusak parah,” harapnya.

Penulis : Memed
Editor : TB Ahmad Fauzi

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News