
CILEGON – Polisi memberlakukan delay system sebagai rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju wisata pantai Anyer-Carita pada momentum libur lebaran.
Delay system itu diberlakukan lantaran kepadatan kendaraan menuju wisata pantai Anyer-Cinangka mulai terjadi sejak H+2 lebaran.
“Kendaraan ada peningkatan, baik dari arah Banten maupun luar. Karena itu, kita memberlakukan delay system pertama di simpang JLS kita buka-tutup dan kita membuat rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan ke jalur Mancak,” kata Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto, Kamis (3/4/2025).
Mulya mengungkapkan, pemberlakuan delay system itu bertujuan untuk menormalkan kecepatan arus kendaraan yang menuju wisata pantai Anyer-Cinangka.
“Kita juga berdayakan one way system pada saat mulai meningkat eskalasi kendaraan. Arah pulang juga dari jam 14.00 kita juga memberlakukan one way system,” ungkapnya.
Baik delay system maupun one way tersebut, kata Mulya, pemberlakuannya tak terikat oleh waktu, melainkan tergantung kondisi arus kendaraan.
“System ini tentatif sifatnya. Pada saat eskalasi kendaraan meningkat itu secara otomatis kita berlakukan delay system, tapi kalau normal ya seperti biasanya saja,” ujarnya.
Pada kegiatan pengaturan lalu lintas ini, sebanyak 1.600 personel gabungan diturunkan. Sampai saat ini, kondisi arus kendaraan masih terpantau kondusif.
“Kegiatan ini kita juga evaluasi, kita kaji. Per jam kita evaluasi apa ini yang harus kita berlakukan,” tutupnya.
Penulis: Maulana
Editor: Tb Moch. Ibnu Rushd