Beranda Peristiwa Pasien Keluhkan Pelayanan di RSDP Serang

Pasien Keluhkan Pelayanan di RSDP Serang

Pasien antre di loket pendaftaran BPJS RSDP Serang. (IST)

SERANG – Sejumlah pasien mengeluhkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang, Kamis (9/11/2023). Keluhan itu terkait pelayanan di poliklinik dan jam operasional apotek yang tak teratur sehingga para pasien belum mendapatkan obat.

Pasien dari berbagai daerah ini rela datang sejak subuh agar mendapat nomor antrean kecil untuk mendaftar. Meski pada akhirnya mereka harus juga menunggu satu jam untuk dilayani lantaran loket pendaftaran untuk pasien BPJS baru dibuka pukul 07.00 WIB.

Setelah mendaftar, para pasien menuju poliklinik dengan menyerahkan kertas yang sudah ada nomor antreannya untuk didata kembali. Nantinya, perawat juga akan memanggil pasien untuk diperiksa tekanan darah serta menanyakan keluhan sakit.

Lantaran tempat duduk di poliklinik terbatas, beberapa pasien ada yang menunggu di luar ruangan. Terkadang informasi yang disampaikan tidak begitu jelas terdengar, sebab situasi bising di area tunggu berdekatan dengan tempat parkir.

Dari area tunggu ini, para pasien bisa melihat jelas monitor nomor antrean. Namun, tampak ada yang aneh pada layar tersebut sebab nomor yang dipanggil tidak sesuai urutan padahal pasien sudah diberikan nomor urut untuk dipanggil.

Pemanggilan antrean yang acak hanya berdasarkan nama bukannya nomor urut, membuat sejumlah pasien kebingungan. Mereka jadi tidak bisa melakukan aktivitas lain seperti makan ataupun ke toilet karena khawatir akan dipanggil.

“Nunggu lama mana lapar lagi. Mau ditinggal takut dipanggil. Ditungguin tapi enggak pasti kapan dipanggilnya,” ujar salah satu pasien.

Para pasien yang datang sejak subuh harus menunggu tanpa ada kepastian jadwal untuk mendapatkan pemeriksaan dokter. Setelah diperiksa, nantinya pasien akan mendapatkan resep untuk ditebus di apotek.

Baca Juga :  Petugas Damkar Lebak Amankan Ular Berbisa di Kantor Kecamatan Cimarga

Pasien Kecewa Tak Dapat Obat

Sama halnya dengan antrean di poliklinik, pasien harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan obat. Di apotek RSDP Serang, pasien menyerahkan resep dan mendapatkan nomor antrean untuk pengambilan obat.

Lambannya pelayanan di apotek seringkali dikeluhkan para pasien. Belum lagi saat sudah mengantre lama, mereka tidak bisa mendapatkan obat karena apotek sudah tutup.

Seperti yang dialami oleh salah satu pasien lain berinisial A yang mendapatkan nomor antrean besar. Ia memakai waktu tunggunya untuk beribadah dan mencari makan. Namun sesampainya di apotek RSDP Serang, ia terkejut sebab tempat pengambilan obat itu sudah tutup dan sepi pada sekitar pukul 15.00 WIB.

Ia bergegas ke bagian pengaduan untuk menyampaikan masalahnya, akan tetapi tempat tersebut juga sudah tutup pada pukul 14.00.

“Apotek kok jam tiga sore udah tutup. Saya mengobrol dengan beberapa pasien lainnya dan mereka juga kaget apotek tutup dan sepi padahal sebelumnya mereka pernah ambil di apotek ini jam tiga lewat masih buka,” katanya.

Sementara, pasien lainnya juga mengeluhkan hal yang sama. Ia kecewa dengan pelayanan rumah sakit dan apotek RSDP Serang.

Sementara Kasubag Humas RSDP Serang, Ai Hadiyani saat dikonfirmasi menyebutkan pihaknya telah menerima keluhan pasien terkait pelayanan jam operasional apotek pada Jumat (10/11/2023). Meski demikian, ia belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Baru sampai ke saya (aduannya), saya belum bisa kasih tanggapan karena baru mau rapat besok pagi ke unit terkait. Pengaduannya baru masuk tadi, nanti kami kabari lagi,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (10/11/2023).

Sekadar diketahui, RSUD dr. Dradjat Prawiranegara merupakan rumah sakit tipe B milik Pemkab Serang. Rumah sakit tersebut juga sebagai tempat rujukan para pasien. (Dra/Nin/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News