Beranda Pemerintahan Nelayan Kabupaten Tangerang Dibekali Sertifikasi Kecakapan Sistem Pelayaran, Operasional dan Keselamatan

Nelayan Kabupaten Tangerang Dibekali Sertifikasi Kecakapan Sistem Pelayaran, Operasional dan Keselamatan

Lokasi event Internasional Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA), Network of Local Government (PNLG) Meeting Summit 2022 yang akan digelar di Kabupaten Tangerang - foto istimewa

KAB. TANGERANG – Para nelayan di wilayah Kabupaten Tangerang diharuskan memiliki kompetensi dalam sistem pelayaran atau navigasi kapal perikanan, operasional penangkapan ikan, keselamatan. Kecakapan nelayan menjadi syarat melaut dengan mengantongi sertifikat.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemberdayaan Nelayan pada Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tangerang, Lili Aryanti mengatakan para nelayan harus ditingkatkan kompetensinya melalui sertifikasi kecakapan nelayan dan menjadi syarat untuk bekerja di laut.

“Selain itu juga memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para nelayan tentang pelayaran atau navigasi dan operasional penangkapan ikan serta keselamatan kerja di laut,” Ujar Lili Ariyanti dalam pelatihan Sertifikasi Kecakapan Nelayan, Rabu  (17/5/2023).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Perikanan (BPP) Kronjo.  Kegiatan tersebut diikuti 120 peserta dari delapan kecamatan pesisir di Kabupaten Tangerang yakni, Kecamatan Kronjo, Kemiri, Mekar Baru, Mauk, Pakuhaji, Sukadiri, Teluknaga dan Kosambi.

Pelatihan tersebut memberikan materi pelayaran atau navigasi kapal perikanan dan operasional penangkapan ikan serta keselamatan kerja dan pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan di laut.

Sertifikasi Kecakapan Nelayan ini merupakan salah satu upaya mencegah terjadinya illegal fishing dan untuk mengetahui kapal-kapal yang tidak berizin. Hal ini merupakan salah satu bukti Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen agar nelayan mempunyai kompetensi dan mendapatkan izin bekerja di laut.

“Diharapkan setelah selesai kegiatan ini nelayan bisa mengetahui bagaimana menentukan arah navigasi di laut serta teknik pengangkatan ikan yang benar. Nelayan bisa memahami hal-hal yang dilakukan dan dibutuhkan untuk keselamatan kerja di laut,” tuturnya.

(Ril/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News