KAB. SERANG – Pantai Batu Saung, Anyer, mengalami lonjakan wisatawan yang signifikan selama musim libur ini. Pengelola Pantai Batu Saung, Egi Fimandikri, mengungkapkan bahwa arus kendaraan yang masuk ke kawasan pantai sangat ramai, terutama kendaraan pribadi roda empat dan sepeda motor.
“Kalo untuk di wilayah kita sendiri di Pantai Batu Saung kondisinya sangat ramai, dari mobilnya itu ada dari mobil pribadi roda empat keluar masuk sangat ramai sekali, di ujung sana (salah satu titik lokasi) sudah sangat padat, di jalan juga masih banyak anteran yang masih ingin berwisata di Pantai,” ujar Egi pada Kamis (3/4/2025).
Menurutnya, jumlah kendaraan yang masuk terbilang cukup tinggi, mulai dari sepeda motor dan kendaraan roda empat serta bus tercatat mencapai ratusan hingga ribuan unit yang memasuki areal wisata Anyer.
“Secara kendaraannya, sepeda motor sekitar seribu (per hari) keluar masuk, kalo kendaraan pribadi roda empat hampir di atas lima ratus (kendaraan), untuk bus masih tergolong normal per hari ini sekitar 20-an (unit),” katanya.
Dikatakan Egi, wisatawan yang datang sebagian besar berasal dari Depok dan Bogor, serta beberapa dari mereka masih dalam rangka silaturahmi usai mudik.
“Pengunjung rata-rata udah dari Depok, Bogor sudah pada masuk ke Anyer juga, rata-rata ada yang masih silaturahmi mudik, masih pada main ke pantai, jadi masih lumayan padat,” tuturnya.
Kepadatan pengunjung diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir pekan. “Prediksi kita sampai hari Sabtu atau Minggu masih padat juga, puncaknya di hari Minggu,” tambahnya.
Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah wisatawan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hal ini bisa terus terjadi bila tak ada isu potensi soal bencana.
“Dibanding tahun sebelumnya sangat ramai, tetapi tahun ini sangat lebih ramai, selama tidak ada isu bencana insyaallah Anyer pasti ramai,” tegasnya.
Egi berharap para wisatawan tetap merasa nyaman dan menikmati kunjungan mereka di Anyer.
“Harapannya ke pengunjung bisa nyaman, bisa main ke pantai Anyer, kemudian kita berikan yang terbaik juga untuk pengunjung, dan diharapkan pengunjung bisa balik lagi (berwisata) ke Anyer dan tidak kapok karena macet, tetapi ini tidak terlalu parah (macetnya),” ujarnya.
Dikatakan Egi, guna menunjang kenyamanan wisatawan, pihak pengelola telah menyediakan pusat pelayanan dan informasi guna memastikan keamanan selama berwisata.
“Kita pelayanan terpadu secara pusat pelayanan sudah kita sediakan, jika ada apa-apa kita juga ada pusat informasi, jadi wisatawan aman dan nyaman,” tuturnya.
Terkait kapasitas pantai, Egi menyatakan lahan parkir yah tersedia masih cukup untuk menampung wisatawan, karena, kata Egi, pengunjung berwisata d pantai paling tidak sekitar 3 sampai 5 jam.
“Perkiraan masih cukup menampung, (kendaraan) keluar masuk, untuk yang datang dari jauh malam hari kita memperbolehkan (memasuki area wisata), tapi kalo untuk berenang kita melarang karena sangat riskan dan bahaya,” jelasnya.
Mengenai harga tiket masuk, tarif tetap stabil seperti tahun sebelumnya, untuk sepeda motor berkisar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu, kemudian untuk kendaraan mobil pribadi berkisar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu dan untuk kendaraan besar seperti bus berkisar Rp800 ribu hingga Rp1 juta.
“Untuk tiket masuk kita sudah diimbau oleh dinas pariwisata juga bahwa tiket di pantai Anyer ini sama semua (harga masuknya), sudah termasuk parkir dan penumpang juga, ga ada biaya lain-lain,” jelasnya.
“Tidak ada kenaikan dari tahun lalu, masih stabil (harga tiketnya),” tutupnya.
Penulis: Rasyid
Editor: TB Ahmad Fauzi