Beranda Pemerintahan Kasat Bakal Beri Sanksi Oknum Satpol-PP Pemalak PKL Alun-alun Pandeglang

Kasat Bakal Beri Sanksi Oknum Satpol-PP Pemalak PKL Alun-alun Pandeglang

Kasatpol PP Kabupaten Pandeglang Agus Amin Mursalin

PANDEGLANG – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pandeglang, Agus Amin Mursalin mengaku bakal memberikan sanksi tegas pada oknum pegawainya jika benar ditemukan ada pungutan ke Pedagang Kaki Lima (PKL) yangbiasa berjualan di Alun-alun Pandeglang.

Ia mengaku baru mengetahui informasi tersebut dan akan menindaklanjutinya dengan melakukan investigasi secara mendalam di dalam kesatuannya untuk mengetahui kebenarannya.

“Saya justru baru tahu sekarang kalau ada oknum Satpol-PP dan karena saya baru tahu maka saya akan investigasi dan konsolidasi internal gitu loh,” kata Agus saat ditemui usai mengawal kegiatan Bupati Pandeglang, Selasa (11/6/2024).

Ia mengaku perbuatan oknum Satpol-PP meminta uang ke PKL di alun-alun sangat tidak dibenarkan jika tidak ada dasar hukumnya. Bahkan dirinya siap memberikan sanksi tegas untuk oknum tersebut jika memang sudah melanggar aturan.

“Ya enggak boleh lah. Alasannya buat apa minta uang, atas nama apa kan harus ada dasar hukumnya. Nanti saya akan selidiki dan teliti dulu dan kalau betul ditemukan saya akan peringatkan bahkan beri sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang PKL yang biasa berjualan di Alun-alun Pandeglang mengeluhkan kelakuan oknum Satpol-PP Pandeglang yang meminta uang iuran sebesar Rp15 ribu perhari jika ingin berjualan di lokasi tersebut.

Pedagang tersebut merasa kecewa lantaran gerobak dagangannya masih tetap diangkut oleh petugas Satpol-PP meskipun sudah membayar uang iuran yang diminta. Padahal dirinya harus merogoh kocek sebesar Rp30 ribu untuk 2 gerobak dagangannya.

Dirinya mengaku sangat bingung dengan kondisi yang tengah dialaminya saat ini. Sebab jika tidak berjualan dirinya mengaku tidak memiliki pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Saya itu dari pagi nyari duit tapi dia tinggal minta uang aja, enak bener dia punya jabatan tinggi iya. (Alasannya) Ga tau, buat uang pribadi dia kali. Setiap hari kalau dia minta saya sumpahin yang ga bener terus, karena saya ngasihnya ikhlas ga ikhlas gitu. Kalau ga jualan saya makan dari mana, saya kadang harus nginep buat jualan demi makan,” keluhannya. (Med/Red)

Baca Juga :  Istri Kades yang Umbar Kemesraan di Medsos Diberhentikan dari Dinas Sosial Lebak

 

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News