KAB. SERANG – Jelang hari raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang
akan menggelar operasi pasar di sejumlah titik yakni Kecamatan Tunjung Teja, Anyer, dan Tirtayasa. Kegiatan itu rencananya untuk menekan harga pokok menjelang lebaran.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat, mengatakan untuk menekan harga mendekati hari lebaran, pihaknya siap menggelar operasi pasar meski bazar murah telah selesai dilaksanakan.
Sebelumnya, Pemkab Serang melalui Diskoumperindag telah menggelar bazar murah di 8 titik. Pasar murah itu dilaksanakan mulai 15 Maret hingga 12 April 2023 di Kecamatan Lebakwangi, Tunjung Teja, Kragilan, Anyar, Binuang, Ciomas, Bojonegara, dan Cikande.
”Kita tetap masih ada OP (operasi pasar-red) langsung ke pasar-pasar yang ada di wilayah Kabupaten Serang. Untuk titiknya di Kecamatan Anyer, Tunjung Teja, dan wilayah Kecamatan Tirtayasa,” ujar Rabu (12/4/2023).
Menurut Adang, menjelang lebaran harga untuk kebutuhan pokok yang perlu diwaspadai yaitu untuk telur, minyak, gula, dan daging. Kemudian untuk harga cabai termasuk dalam kondisi stabil karena banyaknya pasokan yang masuk.
”Kalau untuk kesediaan barang itu relatif aman, kemarin kita cek dengan tim juga di gudang-gudang sudah cukup aman untuk kebutuhan pokok jelang hari raya,” katanya.
Bazar murah menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriyah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di delapan titik atau kecamatan selesai dilaksanakan pada Rabu, 12 April 2023.
Tidak sampai disitu pada momen menjelang Hari Raya Idhul Fitri 1444 Hijriyah atau lebaran, guna menekan harga kebutuhan pokok Pemkab Serang melalui siap menggelar operasi pasar atau OP di pasar-pasar yang ada di wilayah Kabupaten Serang.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa menuturkan bazar murah yang digelar oleh Pemkab Serang melalui Diskoumperindag merupakan kepedulian pemerintah kepada masyarakat ketika terjadi perubahan pola konsumsi selama ramadan dengan memberikan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dari pasaran.
”Ini yang terakhir. Setiap tahun kita selenggarakan bazar, tahun sebelumnya lebih dari 8 titik,” ujar Pandji.
”Makanya Pemkab Serang melalui Diskoumperindag melaksanakan bazar murah ramadan menjual barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang semurah mungkin, ketika terjadi gejolak peningkatan harga kita usahakan diberikan bazar murah. Diharapkan memelihara stabilitas harga, diharapkan menjaga sehingga tidak terjadi lonjakan harga,” tambahnya.
Diharapkan juga bazar murah bisa sedikit membantu masyarakat selama bulan ramadan karena adanya beban ekonomi bisa terbantu dari harga sembako dari jangkauan mereka. ”Sehingga di sediakan bahan pokok yang menjadi kebutuhan mereka,” ucapnya. (Nin/Red)