Beranda Pendidikan Hust! Ada Olimpiade Bodong yang ‘Bantu’ Siswa Masuk PPDB Jalur Prestasi

Hust! Ada Olimpiade Bodong yang ‘Bantu’ Siswa Masuk PPDB Jalur Prestasi

Kepala Ombudsman RI perwakilan Banten, Fadli Afriadi saat memberikan keterangan pers.

SERANG – Ombudsman Republik Indonesia (RI) perwakilan Banten menemukan indikasi adanya Olimpiade sains ‘bodong’ yang diduga memperjualbelikan medali emas bagi pesertanya. Imbasnya, peserta yang mendapatkan emas itu kemudian lolos PPDB tingkat SMA di Tangerang Raya.

Kepala Ombudsman RI perwakilan Banten, Fadli Afriadi mengatakan Olimpiade yang tersebut berlangsung di jenjang SMP. Penyelenggaranya lembaga pendidikan non formal di luar Banten secara daring.

Menurut hasil temuannya, peserta yang mengikuti kompetisi itu tidak dipungut biaya sama sekali. Namun jika ingin mendapatkan medali emas maka diwajibkan membayar sejumlah uang.

“Lembaganya dia melakukan izinnya khusus dia melakukan lomba olimpiade bidang sains di situ dia katakan bahwa gratis nggak bayar. Tapi, kalau mau hasilnya (harus) bayar. Kita lihat penerima medali emas itu 36 dari 100 (berdasarkan data) satu lembar kertas itu semuanya menerima medali emas,” kata Fadli kepada wartawan, Senin (22/7/2024).

Siswa peserta yang mendapatkan medali emas dari Olimpiade tersebut kemudian mengikuti PPDB SMA sederajat melalui jalur prestasi. Siswa itu lolos karena sertifikat kompetisi tersebut. Fadli mengatakan pihaknya tidak bisa menyalahkan pihak sekolah.

“Sekolah melihat ketentuannya satu (lembaga tersebut) dia berizin meskipun izinnya bukan izin lomba kedua skalanya nasional. Dia juara satu dia dapet tambahan 18 poin (karena juara satu) jadi kalau nilanya 80 langsung 98,” imbuhnya.

Saat ditanya terkait besaran uang yang harus dibayar peserta Olimpiade tersebut, Fadli enggan menjawab dan mengatakan saat ini permasalahan tersebut sedang dikoordinasikan. Terkait PPDB juga Fadli mengatakan tahun ini tidak banyak laporan mengenai PPDB seperti tahun kemarin.

“Kami sedang koordinasi dengan pusat kami ga bisa buka dulu (terkait nominal),” pungkasnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Al-Khairiyah Luluskan Puluhan Ribu Siswa dan Santri di Seluruh Indonesia

(Dra/red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News