
CILEGON – Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Cilegon mati dan tak terawat. Setidaknya itu terpantau di dua lokasi yakni di wilayah PCI, tepatnya di Lampu Merah, Kecamatan Cibeber dan di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, tepatnya di kawasan PT Dover Chemical.
Alat penting seharga miliaran rupiah itu teronggok mati. Hingga kini alat yang bertujuan memantau kualitas udara di Kota Industri tersebut belum diperbaiki oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon.
Menurut keterangan Ahmad (37) salah seorang warga Kecamatan Grogol, ISPU di sekitar PT Dover Chemical itu mati sejak lama, namun hingga kini belum juga diperbaiki.
“Sekitar 3 bulan kayaknya matinya. Sampai sekarang masih mati, belum dibenerin,” ujarnya, Senin (19/10/2020).
Sementara menurut keterangan Nurohmah (28) ISPU di kawasan PCI mati sejak dua bulan lalu. Alat tersebut teronggok mati tak menampilkan indikator kualitas udara di Cilegon.
“Padahal alat itu berguna banget ya, kita bisa tahu kualitas udara disini lagi bagus apa gak,” ucapnya.
Namun disesalkan, terkait kerusakan ISPU itu tak ada tanggapan dari DLH Kota Cilegon. Wartawan sulit mengkonfirmasi pejabat setempat.
Kepala DLH Kota Cilegon, Tb Didi Sukriadi jug saat dikonfirmasi tak memberikan jawaban, baik melalui WhatsApp maupun panggilan telepon.
(Man/Red)