
CILEGON – Walikota Cilegon, Robinsar tampaknya pesimis dirinya mempunyai gebrakan program dalam 100 hari kerja di masa kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo.
Robinsar menyatakan hal ini karena banyak kendala yang dihadapi, salah satunya adalah masalah waktu dan pos anggaran yang belum sesuai dengan program yang tertuang dalam janji kampanyenya.
“Kalau 100 hari kerja langsung buat gebrakan, inginnya sih begitu, cuma kan waktu juga. Kedua kita ingin menyusun program tidak terburu-buru, kita ingin Inventarisir dulu,” ucap Robinsar usai Rapat Dinas di Aula Diskominfo Pemkot Cilegon, Senin (3/3/2025).
Politisi Partai Golkar itu menyatakan dalam masa kerjanya ke depan sebagai Walikota Cilegon, ia bakal menjalankan program sesuai dengan yang ia susun untuk pembangunan Kota Industri.
“Intinya begini, apa yang kita bangun ke depan, itu memang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi persoalan,” ucapnya.
Dia menuturkan bahwa pihaknya juga segera turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam pembangunan Kota Cilegon.
“Insya Allah minggu depan kami akan turun dan bertemu RT/RW, lurahnya, camatnya dan tokoh masyarakatnya, kita ingin diskusi apa yang menjadi kebutuhan untuk membangun Kota Cilegon,” katanya.
Diketahui Robinsar-Fajar memiliki 17 program unggulan pada janji kampanye pada Pilkada 2024 lalu . Program ini nantinya bakal dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 sebagai acuan arah pembangunan Kota Cilegon.
Diketahui ke-17 Program Janji Kampanye Robinsar-Fajar tersebut yakni:
1. Pangan Murah dan Mudah bagi masyarakat. (Sembako Murah)
2. Modernisasi BLK berstandar Nasional untuk masyarakat dan kemitraan dengan industri dalam upaya pengentasan pengangguran.
3. Menciptakan 5.000 wirausaha baru melalui bantuan pinjaman modal Usaha Mikro dan UMKM.
4. Bantuan biaya pendidikan sepenuhnya pada strata sarjana bagi seluruh siswa yang kuliah di perguruan tinggi ternama untuk masyarakat berpendapatan rendah dan siswa berprestasi. (Biaya kuliah gratis)
5. Pembangunan Jalan Lingkar Utara, Pelabuhan Warnasari, Kawasan Industri Padat Karya, Pasar Induk dan Penataan Wajah Kota Cilegon di trase PCI-Simpang Tiga.
6. Penuntasan Kawasan Kumuh dan perbaikan rumah tidak layak huni.
7. Pembangunan Pusat kreativitas anak muda.
8. Pembangunan Cilegon Otomotif Center dan Stadion Mini di 4 Wilayah.
9. Kenaikan gaji pegawai honorer Pemkot Cilegon sebesar 37,5% selama 5 tahun (7,5% per tahun) & Memberikan fasilitas Medical Check Up Gratis untuk ASN.
10. BPJS Gratis untuk Warga Cilegon yang tidak mampu dan Klinik Berjalan 24 jam
11. Kenaikan Honor: Kader menjadi Rp600.000, Ketua RT/RW & Pengurus serta Guru Honorer 15% per tahun, Guru Madrasah Rp1.000.000, Pemandi Jenazah Rp500.000, Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rp700.000, Guru Ngaji Rp500.000 dengan tambahan pengembangan aplikasi guru ngaji.
12. Pemberian Honor Rp600.000 kepada Ketua DKM dan Rp300.000 untuk Marbot Masjid, Pemberian Honor Rp300.000 untuk Pekerja Sosial Masyarakat, serta Rp500.000 untuk Relawan Bencana.
13. Penghargaan Kepada Masyarakat melalui Program UMROH GRATIS.
14. Bantuan operasional Rp15 juta bagi Peguron dan Rp50 juta untuk Pondok Pesantren per tahun.
15. Pembangunan 8 Taman Tematik & Jogging Track.
16. Gerakan kebersihan lingkungan melalui “pasukan sapu bersih” per kelurahan.
17. Pembangunan dan pengembangan destinasi wisata gratis untuk masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif serta penyelenggaraan festival seni-budaya Cilegon bertaraf internasional.
Anggota DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh mengatakan pihaknya belum menerima draf atau usulan penyusunan RPJMD Robinsar-Fajar.
“Sejauh ini saya yang di Bapemperda belum ada pemberitahuan dari pimpinan atau surat dinas dari pimpinan DPRD ke Bapermperda soal pengajuan pembahasan RPJMD. Memang kita lagi menunggu, bahkan saya sudah gatal pengen membaca draft materi dari Raperda RPJMD itu sendiri mau seperti apa yang direncanakan oleh Bappeda dan kepala daerah yang terpilih ini? Karena mau tidak mau ini ada kaitannya dengan Instruksi Presiden tahun 2025 soal efisiensi anggaran,” ujar Rahmatulloh, Rabu (26/2/2025) lalu.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin