CILEGON – Cuaca ekstrem yang tengah melanda perairan Selat Sunda membuat beberapa bagian kapal dan fasilitas penyeberangan mengalami kerusakan.
Hal itu diungkapkan langsung oleh General Manager (GM) PT ASDP Cabang Merak, Capt. Rudi Sunarko saat konferensi pers terkait situasi dan kondisi Pelabuhan Merak pada Rabu (4/12/2024) kemarin .
“Memang ada beberapa ramp door kita yang rantainya putus, ada yang patah,” katanya kepada wartawan.
Menurut Rudi, kerusakan beberapa fasilitas penyeberangan tersebut diakibatkan oleh hempasan gelombang ombak yang membenturkan lambung kapal dengan ramp door.
“Dengan angin barat tentunya hempasan dari lambung kapal ini berdampak benturan antara lambung kapal dengan ramp door kita,” ujarnya.
Diketahui, berdasarkan data BMKG pada Selasa (3/12/2024) lalu cuaca di sekitar lintasan Merak-Bakauheni berada dalam pengawasan status siaga. Angin berkecepatan 17-23 knots bertiup dari barat daya, sementara ketinggian gelombang laut tercatat antara 1,5 hingga 2,5 meter.
Meski beberapa fasilitas penyeberangan tersebut rusak, Rudi mengaku pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim teknis untuk diperbaiki.
“Kami juga koordinasi dengan tim teknis kita, kalau ada yang rusak parah langsung kita tindaklanjuti. Kalau fasilitas sandar kapal ada yang mengalami kerusakan langsung kita tangani,” tutupnya.
Penulis : Maulana
Editor: Tb Moch. Ibnu Rushd