CILEGON – Nasib malang dialami oleh Aniah (46), warga Lingkungan Sambi Buhut, Kelurahan Bagendung, Kota Cilegon. Ia yang seorang janda tidak mampu kini harus menanggung 2 penderitaan sekaligus.
Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon sekira pukul 11.00 WIB itu merobohkan rumah yang menjadi tempat tinggal Aniah. Di waktu yang sama, ia juga tengah menemani anak tunggalnya yang sedang dirawat di rumah sakit.
Pantauan di lokasi, rumah Aniah yang telah berusia puluhan tahun ini rusak parah hingga hampir seratus persen. Tak hanya bagian atap yang ambruk, dinding rumah juga turut roboh dan menimpa perabotan hingga rusak. Petugas BPBD Kota Cilegon yang berada di lokasi tampak membersihkan puing-puing bangunan rumah milik Aniah.
Aniah menuturkan, informasi tentang rumahnya yang ambruk itu ia dapat dari tetangganya. Sebab, saat itu, dirinya sedang tidak ada di rumah lantaran tengah menemani anaknya yang sedang dirawat di rumah sakit.
“Waktu kejadian saya lagi di rumah sakit, anak saya lagi sakit di rawat,” katanya, Kamis (27/2/2025).
Usai rumahnya ambruk, Aniah hanya bisa pasrah dan terpaksa mencari rumah kontrakan untuk ia dan anaknya tinggal sementara waktu. Ia mengaku tak mampu untuk membangun rumahnya kembali lantaran ia hanya seorang buruh serabutan dengan penghasilan yang tak menentu.
Aniah berharap kepada pemerintah dan para dermawan untuk membantu atas musibah yang ia alami tersebut.
“Paling nyari kontrakan dulu untuk sementara mah,” ujarnya dengan nada sedih.
Harapan Aniah itu disambut baik oleh Lurah Bagendung, Eha Nursoleha. Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perkim Kota Cilegon. Selain itu, Eha bersama yang lainnya juga sedang membuka donasi untuk membantu pembangunan rumah Aniah. “Kami dengan RT/RW akan membuka donasi,” ucapnya.
Penulis: Maulana
Editor: Usman Temposo