SERANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten kembali mengeluarkan hasil survey terkait perekonomian di Provinsi Banten. Di mana, berdasarkan hasil survey pada Agustus 2023 terjadi inflasi sebesar 2,96 persen.
Data inflasi itu merupakan gabungan tiga kabupaten/kota di Provinsi Banten yakni Kota Cilegon, Serang dan Tangerang.
Kepala BPS Provinsi Banten, Faizal Anwar menuturkan, pada Agustus 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) gabungan tiga kota sebesar 2,96 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,89.
“Inflasi yoy tertinggi terjadi di kota Cilegon sebesar 3,60 persen dengan IHK sebesar 118,07. Berikutnya di Serang sebesar 3,28 persen dengan IHK sebesar 119,33. Inflasi terendah terjadi di Tangerang sebesar 2.81 persen dengan IHK sebesar 113,59,” tutur Faizal, Senin (4/9/2023).
Dijelaskan Faizal, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks 11 kelompok pengeluaran, yaitu kelompok transportasi sebesar 11,52 persen. kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,43 persen, kelompok kesehatan sebesar 3,99 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,61 persen.
“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,10 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,52 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,48 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,42 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,29 persen. Kelompok pendidikan sebesar 0,84 persen; dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,38 persen,” jelasnya.
Faizal juga mengatakan, tingkat deflasi month to month (mtm) Agustus 2023 sebesar 0,12 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) Agustus 2023 sebesar 1,59 persen. (Mir/Red)