Beranda Hukum Borong Solar Bersubsidi dengan Mobil Modifikasi, Polres Lebak Tahan Dua Tersangka

Borong Solar Bersubsidi dengan Mobil Modifikasi, Polres Lebak Tahan Dua Tersangka

Kepolisian Resort (Polres) Lebak berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga telah membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dalam jumlah banyak.

LEBAK – Kepolisian Resort (Polres) Lebak berhasil mengamankan dua tersangka pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dalam jumlah banyak. Tersangka menggunakan mobil box yang sudah dimodifikasi.

Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, kedua tersangka yakni JS (39) warga Pademangan, Jakarta sebagai pemilik barang dan SAM (25) warga Serang, Banten sebagai sopir telah diamankan di Polres Lebak.

“Kedua pelaku kita amankan di Gerbang tol Rangkasbitung, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, sehabis membeli solar di SPBU Mandala,” kata Wiwin, Jumat (10/6/2022).

Ia menjelaskan, modus pelaku JS (39) selaku pemilik barang yakni dengan membeli BBM jenis solar yang bersubsidi dari SPBU Mandala dengan menggunakan mobil L 300 dengan B 9553 NCI. Mobil tersebut sudah dimodifikasi oleh tersangka.

“Di dalam mobil box tersebut, disimpan kotak besi dengan ukuran kurang lebih 1 x 1,3 meter dengan kapasitas 2 ton yang ditambahkan selang serta mesin pompa untuk menyedot solar yang berada di kotak besi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tersangka membeli solar dari SPBU Mandala sebanyak 600 liter dengan harga Rp5.150 dan menjualnya dengan harga Rp8 ribu per liter.

“Tersangka mengaku telah melakukan penjualan BBM bersubsidi tersebut sebanyak 6 kali yang dijualnya ke proyek pemerataan lahan yang berada di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi dan wilayah Kota Tangerang,” imbuhnya.

Wiwin menambahkan, untuk proses transaksi dan pengirimannya, tersangka melakukan dengan calon pembeli dengan cara memesan kepada JS melalui telepon. Kemudian tersangka langsung melakukan pengiriman kepada pemesan begitu solar ada.

Apabila pesanan solar belum ada, tersangka mencari dengan berbelanja ke SPBU yang ada di wilayah Tanggerang, Serang dan Lebak. Setelah solar terkumpul sesuai pesanan maka tersangka pun langsung mengirimkannya kepada si pemesan yang telah memberikan alamatnya.

Baca Juga :  41 Personel Polres Lebak Mendapatkan Kenaikan Pangkat 

“Dalam 1 liternya tersangka JS mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp2.850 perliternya, apabila keuntungan bersihnya tersangka JS dalam pertonnya yakni sebesar Rp500 ribu sedangkan SAM selaku sopir mendapatkan keuntungan Rp400 ribu,” tambahnya.

Terakhir Wiwin mengatakan, saat ini tersangka berikut barang bukti berupa 1 unit kendaraan roda 4 merk Mitsubishi pick up box warna silver yang sudah dimodifikasi, serta BBM jenis solar bersubsidi sebanyak 600 liter yang berada didalam mobil box sudah diamankan di Polres Lebak.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka JS dikenakan pasal 55 Undang-undang RI No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana perubahan UU RI No 22 tahun 2021 tentang minyak dan gas bumi. Dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun serta denda paling banyak Rp6 miliar,” katanya (San/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News