PANDEGLANG – Basarnas Provinsi Banten resmi menghentikan pencarian 7 Anak Buah Kapal (ABK) KM Puspita Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Sunda pada Jumat (19/6/2020) lalu. Sesuai SOP pencarian itu dihentikan karena sudah dilakukan selama 7 hari.
Setelah satu minggu melakukan pencarian Basarnas hanya berhasil menemukan 9 nelayan dalam keadaan selamat, sedangkan 7 nelayan lainnya dinyatakan menghilang.
Kepala Basarnas Banten, Muhammad Zaenal Arifin menyampaikan, total luas area pencarian selama 7 hari Operasi SAR seluas 1.849,62 NM atau sejauh
3425,49624 KM dengan hasil nihil.
“Sampai hari ketujuh pencarian nelayan KM Puspita Jaya masih nihil, pencarian akan dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan,” kata Zaenal melalui siaran persnya, Kamis (25/6/2020).
Berikut nama-nama ABK yang ditemukan selamat diantaranya Surja (31), Sanan (35), Dede Juri (24), Aji Alamsyah (21), Ashan, Ako (21), Udi (42), Wawan (25) dan Acuy (25).
Sedangkan ketujuh ABK yang hilang diantaranya Jamal (25), Suri (50), Sancan (35), Boler (30), Rasmin (30), Joni (30) dan Tastira (50).
(Med/Red)